Peran Advokat Dalam Proses Pemeriksaan Perkara Pidana Yang Dilakukan Oleh Anak Di Kejaksaan Negeri Boyolali

  • Eka Waliyati Fakultas Hukum, Universitas Boyolali
  • Burham Pranawa Fakultas Hukum, Universitas Boyolali
  • Ananda Megha Wiedhar Saputri Fakultas Hukum, Universitas Boyolali
Keywords: hak anak, peran advokat, pidana anak

Abstract

Crimes committed by children are closely related to the rights of children that must be fulfilled, even though children commit a crime, however children are the next generation of the nation besides children who commit a crime must be defended their rights because children cannot understand their rights, children do not yet have an awareness of legal responsibility for what is done and children in conflict with the law do not have knowledge of the judicial process, therefore the role of advocates in defending the rights of children is very important in the examination process at the Boyolali District Attorney level. This study aims to determine the role of advocates in assisting the criminal process of children, knowing the obstacles of advocates when accompanying the criminal process of children and providing solutions to the obstacles faced by advocates in the process of criminal examinations carried out by children. In this paper the author uses an empirical juridical approach, using descriptive research, the data sources used by the author are primary and secondary data sources, with the collection methods obtained from literature studies, observations and interviews and using qualitative data analysis, then using data analysis methods empirical juridical, using primary and secondary data descriptively and then drawing conclusions in a deductive way. Based on the results of the research, advocates have not played their role optimally because of the lack of knowledge of advocates about the Juvenile Criminal Justice System so that in the mentoring process it is still equated with conventional assistance which results in children not getting full child rights, one of the most important is education, because education is very important and very influential on the future of children. Thus, even if a child commits a crime, the child must also receive protection for his rights, one of which is education.

Tindak pidana yang dilakukan oleh anak sangat berkaitan erat dengan hak anak yang harus dipenuhi, meskipun anak melakukan suatu tindak pidana bagaimanapun anak merupakan generasi penerus bangsa selain itu anak yang melakukan suatu tindak pidana harus dibela haknya dikarenakan anak belum dapat mengerti tentang hak-haknya, anak belum memiliki kesadaran pertanggungjawaban hukum atas apa yang dilakukan dan anak yang berkonflik dengan hukum tidak memiliki pengetahuan tentang proses peradilan maka dari disitulah peran advokatĀ  dalam membela hak-hak daripada anak yang sangat penting dalam proses pemeriksaan di tingkat Kejaksaan Negeri Boyolali. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peranan advokat dalam mendampingi proses pidana anak, mengetahui kendala advokat saat mendampingi proses pidana anak dan memberikan solusi terhadap kendala yang dihadapi advokat dalam proses pemeriksaan pidana yang dilakukan oleh anak. Dalam penulisan ini penulis menggunakan metode pendekatan yuridis empiris, menggunakan jenis penelitian deskriptif, sumber data yang digunakan oleh penulis adalah sumber data primer dan sekunder, dengan metode pengumpulan diperoleh dari studi kepustakaan, observasi dan wawancara dan menggunakan analisis data kualitatif, kemudian menggunkan metode analisis data yuridis empiris, menggunakan data primer dan sekunder secara deskriptif kemudian ditarik kesempulan dengan cara deduktif. Berdasarkan hasil penelitian advokat belum berperan secara maksimal karena kurangnya pengetahuan advokat tentang Sistem Peradilan Pidana Anak sehingga dalam proses pendampingan masih disamakan dengan pendampingan konvensioalĀ  yang mengakibatkan anak belum mendapatkan hak anak secara penuh, salah satu yang terpenting adalah pendidikan, karena pendidikan merupakan hal yang sangat penting dan sangat berpengaruh terhadap masa depan anak. Dengan demikian seharusnya meskipun anak melakukan suatu tidak pidana anak juga harus mendapat perlindungan atas haknya salah satunya adalah pendidikan.

Published
2022-04-29
Section
Articles