PENEGAKAN HUKUM PADA TINDAK PIDANA RINGAN (PENCURIAN) DI WILAYAH HUKUM POLRES SALATIGA PADA TAHUN 2019

  • Yulvan Laksana Putra Fakultas Hukum Universitas Boyolali
Keywords: Law Enforcement, Crime, Theft

Abstract

Crime often occurs with various backgrounds, which are often encountered, for example due to economic factors. A person can act recklessly stealing because there is no cost to live, unemployment or even it starts from bad habits or community diseases such as gambling, drunkenness, and prostitution, even narcotics.

                    The research objectives are 1) Knowing the role of the Salatiga Police community development in unit the Police's efforts to enforce the criminal act of theft in the Salatiga District Police jurisdiction in 2019. 2) Knowing the obstacles faced by the Police regarding law enforcement of theft in the Salatiga District Police jurisdiction in 2019 year.

                    The approach used in this research is an empirical juridical approach. This research is descriptive research. The types of data use are primary data and second data using primary, secondary and tertiary legal materials. This library research is carried out by searching, collecting and studying laws and regulations and other legal materials related to the object of research.

                    The results of the research are 1) This preventive legal action must be prioritized because if the police and the community have synergized and work together well, it is likely that the crime of theft can be overcome because supervision of this crime does not only come from the police but also comes from the community. itself to protect the environment. 2) The factors inhibiting criminal law enforcement againt perpetrator  criminal acts of theft are law enforcement factors, namely the lack of police officers, lack of operational funds, and lack of facilities as means and infrastructure to carry out their duties as police officers according to their duties and responsibilities. community factors who still lack legal awareness

Abstrak

Kejahatan sering terjadi dengan berbagai latar belakang, yang sering dijumpai misalnya karena faktor ekonomi. Seseorang dapat berlaku nekat mencuri karena alasan tidak ada biaya untuk hidup, penggangguran atau bahkan memang berawal dari kebiasaan buruk atau penyakit masyarakat seperti perjudian, mabuk, serta prostitusi, bahkan narkotika.

Tujuan penelitian adalah 1) Mengetahui upaya Polri dalam penegakan hukum tindak pidana ringan (pencurian) di wilayah hukum Polres Salatiga pada Tahun 2019. 2) Mengetahui kendala yang dihadapi oleh Polri terkait penegakan hukum tindak pidana ringan (pencurian) di wilayah hukum Polres Salatiga pada Tahun 2019.

Pendekatan penelitian ini menggunakan pendekatan yuridis empiris. Penelitian dimaksudkan merupakan penelitian deskriptif. Jenis data menggunakan data primer dan data sekunder menggunakan bahan hukum primer, sekunder dan tersier. Penelitian pustaka ini dilakukan cara mencari, mengumpulkan, dan mempelajari peraturan perundang-undangan dan hukum lain yang terkait dengan objek penelitian.

Hasil penelitian yaitu 1) Upaya hukum ini paling diutamakan karena apabila antara pihak Polri dan masyarakat sudah saling bersinergi dengan bekerja sama sangat baik kemungkinan besar kejahatan pencurian dapat ditekan karena pengawasan pada kejahatan tidak hanya datang dari pihak Polri saja, juga datang kehadiran masyarakat untuk menjaga lingkungannnya. 2) Faktor menghambat penegakan hukum pidana pada pelaku tindakan pidana pencurian adalah faktor penegakan hukum yaitu masih kurangnya aparat kepolisian,kurangnya dana operasional ,dan kurangnya fasilitas sebagai sarana dan prasarana untuk menjalankan tugasnya sebagai aparat kepolisian dengan , sesuai dengan tugas dan tanggung jawabnya .Serta, faktor masyarakat yang masih kurang kesadaran hukumnya.

Published
2020-10-31