Sosialisasi dan pemberdayaan pertanian Desa Gilirejo, Boyolali dengan inovasi alat Penabur Pupuk sederhana dari paralon dalam Mendukung Pertanian Lahan Kering

Authors

  • Muhamad Abdul Aziz Universitas Boyolali
  • Unna Ria Safitri Universitas Boyolali
  • Aliffia Harsa Wicaksana Universitas Boyolali
  • Dika Rahayuningsih Universitas Boyolali
  • Andri Sulistyo Universitas Boyolali
  • Fajar Agus Saputro Universitas Boyolali
  • Ika Novitasari Universitas Boyolali
  • Agustin Novia Indriani Universitas Boyolali
  • Rosita Eka Putri Astuti Universitas Boyolali
  • Safiera Rahmawati Universitas Boyolali

DOI:

https://doi.org/10.36596/sb.v6i2.2162

Keywords:

Farming, Agricultural innovation, Appropriate technology, Dryland farming, Effectivenes

Abstract

This community service focused on developing and disseminating a simple fertilizer spreader made of PVC pipes to improve agricultural efficiency in the dryland farming areas of Gilirejo Village, Boyolali. The innovation was designed to be affordable, easy to fabricate, and suitable for local farmers’ needs, especially to reduce labor intensity and optimize fertilizer distribution. The program combined direct training, hands-on demonstrations, and digital communications to enhance farmers’ skills and acceptance. Group empowerment efforts facilitated sustainable management and local production of the tool. Evaluation through focus group discussions highlighted positive impacts on labor

efficiency and crop productivity while encouraging collaborative problem-solving for further improvements. This integrated approach of technology and community empowerment demonstrates a replicable model for enhancing productivity and farmer welfare in comparable dryland agricultural settings.

References

Alfiansyah, I. (n.d.). INOVASI PEMBANGUNAN WILAYAH DAN PEDESAAN.

Aminah, S. (2015). Pengembangan kapasitas petani kecil lahan kering untuk mewujudkan ketahanan pangan. Jurnal Bina Praja, 7(3), 197–210. https://doi.org/10.21787/jbp.07.2015.197-209

Anwar, M., & Djam’an, M. (2024). Pendekatan partisipatif dalam sosialisasi teknologi pertanian di desa. Agrimansion: Agribusiness Management & Extension, 1(1), 15–28. https://sinta.kemdiktisaintek.go.id/journals/profile/9532

Fadli, D., Nurkhotimah, S., & Suryadi, H. (2022). Pendekatan partisipatif dalam sosialisasi teknologi pertanian di desa. Agrimansion: Agribusiness Management & Extension, 1(1), 15–28. https://sinta.kemdiktisaintek.go.id/journals/profile/9532

Harjo, B., Santoso, A., & Mahendra, R. (2022). Penguatan kapasitas organisasi kelompok tani sebagai strategi pemberdayaan petani. Jurnal Pengabdian Masyarakat, 4(2), 120–135. https://ejournal.uniramalang.ac.id/i-com/article/view/4548

Hidayat, M., Putra, F., & Ramadhan, I. (2023). Evaluasi program pengabdian melalui focus group discussion (FGD) dalam pengembangan pertanian. Jurnal Pengembangan Pertanian, 8(1), 44–56. https://jurnal.kemendagri.go.id/index.php/jbp/article/view/17

Kusuma, R., Fitria, L., & Rahman, F. (2023). Inovasi sosialisasi teknologi dengan metode hybrid di pedesaan. Agrimansion: Agribusiness Management & Extension, 2(1), 50–65. https://agrimansion.unram.ac.id/index.php/Agri/article/view/1773

Makmur, M. (2020). Pemberdayaan petani berbasis kapasitas dan partisipasi aktif. Jurnal Pembangunan Pedesaan, 5(1), 23–35.

Prihatiningtyas, R. D. (2023). Teknologi tepat guna penabur pupuk urea sederhana. Jurnal Riset Pertanian. https://agritech.unhas.ac.id/ojs/index.php/abditechno/article/download/1756/417

Reza, A. (2025). Alat penabur pupuk sederhana berbahan paralon sebagai inovasi teknologi tepat guna. Agritech Journal, 6(2), 44–53.

Rahayu, L., Sutanto, A., & Kusnadi, M. (2024). Teknologi sederhana dan efisien untuk pertanian lahan kering. Jurnal Pertanian Berkelanjutan, 3(1), 12–24.

Salli, M. K. (2018). Tantangan produktivitas lahan kering dan solusi teknologi tepat guna. Jurnal Ilmu Pertanian, 9(4), 301–312.

Sefrila, N., Hidayat, R., & Putri, D. (2025). Distribusi pupuk yang merata dan peningkatan hasil tanaman di lahan kering. Jurnal Agronomi, 8(3), 101–110.

Suryanto, E. (2023). Kondisi geografis dan potensi pertanian Desa Gilirejo, Boyolali. Jurnal Abimana, 5(1), 79–89. https://jurnal.polinela.ac.id/abimana/article/download/4035/2434/16592

Sukmawati, E., Wahyuni, S., & Sari, N. (2021). Pemberdayaan petani melalui pendampingan teknis dan manajerial. Jurnal Pemberdayaan Masyarakat, 3(2), 15–25. https://e-journal.uniflor.ac.id/index.php/Agr/article/view/5664

Tulungen, R. (2022). Efisiensi kerja petani melalui alat pertanian sederhana. Jurnal Agroekonomi, 11(3), 150–160.

Wijaya, H., Setiawan, R., & Santoso, P. (2021). Partisipasi dalam focus group discussion: meningkatkan efektivitas pengabdian masyarakat. Jurnal Pengembangan Masyarakat Lokal, 5(1), 40–52. https://sinta.kemdiktisaintek.go.id/journals/profile/13176

Yahya Abdul-Aziz, M. (2025). Pengembangan alat penabur pupuk berbahan paralon untuk lahan kering. Gerbang Indah Jurnal, 7(1), 18–29.

Yumeina, D. (2025). Pemanfaatan pipa paralon sebagai alat penabur pupuk sederhana. Jurnal Abditechno, 7(1), 30–41. https://agritech.unhas.ac.id/ojs/index.php/abditechno/article/download/1836/459/5861

Downloads

Published

2026-02-27

How to Cite

Muhamad Abdul Aziz, Unna Ria Safitri, Aliffia Harsa Wicaksana, Dika Rahayuningsih, Andri Sulistyo, Fajar Agus Saputro, … Safiera Rahmawati. (2026). Sosialisasi dan pemberdayaan pertanian Desa Gilirejo, Boyolali dengan inovasi alat Penabur Pupuk sederhana dari paralon dalam Mendukung Pertanian Lahan Kering. SENYUM Boyolali, 6(2), 30–36. https://doi.org/10.36596/sb.v6i2.2162

Issue

Section

Articles

Most read articles by the same author(s)