PENGARUH PENAMBAHAN MAGGOT DALAM RANSUM PUYUH TERHADAP MASA SIMPAN TELUR
Keywords:
telur puyuh, masa simpan, maggot BSF, kualitas telur, pakan alternatifAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh penambahan tepung maggot Black Soldier Fly (BSF) dalam ransum puyuh terhadap masa simpan dan kualitas interior telur selama penyimpanan. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan empat perlakuan: P0 (kontrol, 100% pakan komersial), P1 (95% pakan komersial + 5% maggot), P2 (90% + 10%), dan P3 (85% + 15%), masing-masing dengan 4 ulangan. Parameter yang diamati meliputi berat telur, indeks kuning telur, indeks putih telur, aroma, dan tekstur selama masa simpan 4 minggu pada suhu ruang. Hasil menunjukkan bahwa perlakuan P2 (10% maggot) mampu mempertahankan berat dan kualitas interior telur secara signifikan hingga minggu ke-2 penyimpanan. Pada minggu ke-3 dan ke-4, semua perlakuan mengalami penurunan mutu secara umum. Simpulan: Penambahan tepung maggot BSF 10% dalam ransum puyuh meningkatkan kualitas awal telur dan memperpanjang masa simpan optimal hingga dua minggu. Penambahan 10% tepung maggot BSF dalam ransum puyuh terbukti meningkatkan kualitas awal telur dan mempertahankan berat, putih, serta kuning telur hingga dua minggu penyimpanan. Meskipun mutu menurun setelah minggu ketiga, maggot efektif memperpanjang masa simpan pada suhu ruang dan layak dijadikan substitusi ransum komersial hingga level 10%.




