Pengaruh Konsentrasi Dan Frekuensi Pupuk Organik Cair ‘Tiens’ Terhadap Pertumbuhan Terung (Solanum Melongena L.)

  • Sigit Muryanto Lecturer at Faculty of Agriculture, Boyolali University
Keywords: konsentrasi, frekuensi POC, Terung

Abstract

Penelitian yang berjudul “Pengaruh Konsentrasi Dan Frekuensi Pupuk Organik Cair ‘Tiens’ Terhadap Pertumbuhan Tanaman Terung (Solanum Melongena L.)” telah dilaksanakan pada bulan Januari sampai bulan Juni 2013, di Desa Winong, Kecamatan/Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah, ditanam pada polybag. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kombinasi Konsentrasi dan Frekuensi Pupuk Cair POC Tiens yang paling optimal untuk pertumbuhan tanaman Terung. Rancangan yang dipakai adalah Rancangan Acak Kelompok Lengkap (RAKL), terdiri dari 2 faktor perlakuan, yaitu : Faktor Konsentrasi (K) yang terdiri dari 3 taraf ; K1 : 5 cc/liter air, K2 : 10 cc/liter air, K3 : 15 cc/liter air. Faktor Frekuensi POC Tiens (W) yang terdiri dari 3 taraf ; W1 : 1 kali pemberian, pada 5 hst. W2 : 2 kali pemberian, pada 5 hst dan 20 hst. Dan W3 : 3 kali pemberian, pada 5 hst, 20 hst dan 35 hst. Dari hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa : Faktor Frekuensi POC Tiens (W) berpengaruh nyata terhadap parameter pertumbuhan tanaman yaitu pada bobot brangkasan dan bobot biomasa. Faktor Konsentrasi POC Tiens (K) berpengaruh sangat nyata terhadap parameter pertumbuhan tanaman yaitu Tinggi Tanaman, Berat Brangkasan dan Berat Biomasa, kecuali pada umur tanaman mulai berbunga. Semakin inggi Konsentrasi dan Frekuensi Pemberian POC Tiens menyebabkan pertumbuhan tanaman semakin tinggi. Kombinasi perlakuan yang memberikan pertumbuhan optimal untuk tanaman Terung adalah perlakuan K3W3 atau pemberian POC Tiens dengan konsentrasi 15 ml/1 lt air dan diberikan sebanyak 3 kali, yaitu pada 5 hst, 20 hst dan 35 hst.

Published
2020-07-09
Section
Articles